Donasi Markaz Hadits Bagi Anda yang peduli kepada Hadits Nabi dan Pemahaman Yang Benar tentang Islam.Telah berdiri sebuah Yayasan BILAL BIN RABAH di bawah asuhan Ustaz Daud Rasyid dan akan membangun "MARKAZ HADITS" di atas sebidang tanah seluas 5000 meter. Membutuhkan partisipasi Anda. Bantuan Finansial dapat disalurkan melalui : Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang Fatmawati atas nama : Daud Rasyid qq yy Bilal bin Rabah Nomor 304.16735.22.
Daftar WakafKlik pada Link berikut untuk melihat daftar pemberi wakaf
ProposalKlik disini untuk melihat PROPOSAL
|
|
|
|
ABDULLAH BIN 'UMAR (IBNU 'UMAR) R.A |
|
Written by ADMIN1
|
|
Tuesday, 24 May 2011 |
|
Putra seorang kholifah kedua setelah Rasulullah ini adalah seorang yang wara' dan sangat patuh mengikuti sunnah Rasulullah. Beliau lahir 3 tahun setelah Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasulullah dan memeluk agama Islam di Makkah sebelum beliau baligh bersama ayah beliau 'Umar bin Khaththab, ibu dan saudara perempuan beliau yang nantinya menjadi salah satu istri Rasulullah yaitu sayyidah Hafshah. Mengikuti hijrah ke Madinah pada umur beliau yang masih 10 tahun. Ketika perang Badar dan Uhud beliau meminta izin kepada Rasulullah untuk mengikuti perang, namun Rasulullah belum mengizinkan beliau karena umur beliau yang masih tergolong muda meskipun beliau memiliki perawakan tubuh yang besar. Beliau baru diizinkan untuk mengikuti perang ketika perang Khandaq karena umur beliau sudah 15 tahun. |
|
Last Updated ( Tuesday, 24 May 2011 )
|
|
Read more...
|
|
SAYYIDAH 'AISYAH BINTI ABU BAKAR R.A |
|
Written by ADMIN1
|
|
Tuesday, 24 May 2011 |
|
Sayyidah 'Aisyah putri Abu Bakar adalah salah satu istri Rasulullah yang namanya sering disebut setelah sayyidah Khadijah dan yang paling Rasulullah sayang. Meskipun beliau pernah difitnah dalam peristiwa haditsul ifki, namun hal tersebut tidaklah mengurangi kecintaan Rasulullah kepada beliau. Diriwayatkan bahwa Suatu ketika 'Amru bin 'Ash bertanya kepada Rasulullah: "Siapakah manusia yang paling engkau cintai?" Rasulullah menjawab: "Aisyah". Amru bertanya lagi, "Kalau dari laki-laki?" Rasulullah menjawab: "Ayahnya (Abu Bakar) kemudian Umar bin Khaththab". Sayyidah 'Aisyah mendapat julukan sayang dari Rasulullah yaitu al-Humaira' dan Ummu Abdullah. |
|
Read more...
|
|
JABIR BIN ABDULLAH AS-SILMY R.A |
|
Written by ADMIN1
|
|
Tuesday, 24 May 2011 |
|
Beliau berasal dari bani Salimah yang ada di kota Madinah, dan dari bani tersebutlah nama as-Silmy diambil. Para ulama berbeda pendapat dalam julukan beliau yaitu Abu AbdurRahman, Abu Abdullah dan Abu Muhammad. Beliau mengikuti Aqabah kedua bersama ayah beliau yang menjadi pemimpin bani Salimah dan bersama 71 orang laki-laki selain keduanya serta 2 perempuan. Pada saat itu beliau adalah peserta yang paling muda di antara yang lain. Ketika terjadi perang Badar dan Uhud, beliau sangat ingin ikut berperang namun ayah beliau tidak mengizinkan. Maka pada perang Badar beliau tidak ikut berperang namun hanya membantu para sahabat untuk mengambilkan air minum. Setelah ayah beliau wafat, tak ada lagi yang melarang untuk ikut berperang. Diriwayatkan bahwasanya Rasulullah mengikuti perang sebanyak 21 kali dan dari 21 tersebut, Jabir bin Abdullah mengikuti sebanyak 19 perang. Jabir bin Abdullah as-Silmy mungkin memang tak semasyhur sahabat lain dan tak banyak cerita tentang kehidupan beliau, namun beliau termasuk ke 6 perowi hadits terbanyak dengan jumlah 1540 hadits. Beliau juga mengadakan majlis ilmu di masjid Nabawi dan Rasulullah pernah memintakan ampun untuk beliau pada suatu malam sebanyak 25 kali, hal ini ditulis dalam musnad imam Ahmad bin Hanbal. Beliau adalah sahabat Rasulullah yang terakhir meninggal di Madinah yaitu pada tahun 78. Tepatnya diusia beliau yang ke 94 tahun dan setelah mengalami kebutaan. Sebelum meninggal beliau berwasiat agar al-Hajjaj ats-Tsaqafi tidak ikut mensholati beliau. Dan salah satu yang ikut mensholati beliau adalah Iban bin 'Utsman bin 'Affan yang waktu itu menjadi pemimpin di Madinah. Wallahu a'lam. |
|
Last Updated ( Tuesday, 24 May 2011 )
|
|
|
Written by ADMIN1
|
|
Sunday, 22 May 2011 |
|
MENUNTUT ILMU syar'i adalah kewajiban setiap Muslim, pekerjaan mulia yang pahalanya sangat besar di sisi AllahSWT, yang dengannya seorang Muslim dapat menggapai kebahagiaan dunia dan akhirat. "Barangsiapa menempuh jalan untuk MENUNTUT ILMU, maka Allah akan memudahkan baginya JALAN MENUJU SURGA" (HR.Muslim). ILMU HADITS adalah salah satu jalan utama dalam beribadah kepada AllahSWT menurut apa yang disyariatkan dan dicontohkan oleh Nabi SAW dalam rangka 'ittiba' (mengikuti dan mencontoh) Rasulullah SAW, mengetahui, memahami, mendalami, mengamalkan dan menghidupkan SUNNAH. "Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, IKUTILAH AKU, niscaya Allah mencintai kamu dan mengampuni dosa-dosamu..." (QS.Ali Imran: 31). "Sesungguhnya telah ada PADA (DIRI) RASULULLAH ITU SURI TELADAN yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat" (QS.Al-Ahzab: 21). Kelompok Pengkajian dan Studi Islam (KPSI) BSD bekerjasama dengan MARKAZ HADITS, berinisiasi mengajak kita semua untuk bersama mulai Mempelajari dan Mendalami ILMU HADITS melalui Pelatihan satu hari. MANFAATKAN KESEMPATAN LANGKA INI UNTUK KITA MEMPELAJARI "ILMU HADITS", BERGABUNG BERSAMA dalam Pelatihan Sehari: " 1-DAY DAUROH HADITS " Pembelajaran dan Pendalaman Ilmu Hadits. Bersama para Pakar dan Pengajar Ahli Hadits : 1. DR. DAUD RASYID, MA Pakar Hadits dan Pengajar Paska Sarjana UIN Jakarta, Bandung dan UI. * Alumni Universitas Al-Azhar Mesir (1987), Cairo University, Mesir (1990, 1996). 2. DR. MUHAMMAD YUSUF, MA Doktor Bidang Hadits dan Fiqih. * Alumni Universitas Islam Madinah, Arab Saudi (1994), Institut Darul Hadits Al-Hassania Rabat, Maroko (1996, 2000), Universitas Mohammed V. Rabat, Maroko (2005). 3. dr. HAIDAR ABDULLAH BAWAZIR. Pemerhati Ilmu Hadits * Alumni Fakultas Kedokteran (Spesialis Penyakit Dalam), Universitas Brawijaya. Materi : * Pengantar Ilmu Hadits * Sejarah Hadits * Mustholaful Hadits * Metode Istinbath Hukum Hadits * Hadits dalam Keseharian 28 Mei 2011 @ Guest House PUSPIPTEK Serpong. 08.00 - 17.30 Infaq Pendaftaran: Rp250.000,- (Khusus suami-istri @ Rp 200.000,-) Mendapatkan: Snacks dan Makan Siang, Materi Handsout. TEMPAT TERBATAS ! Pendaftaran Hubungi : Basthoh Abdul Kholik 085717418731 INDRA WASKITA 081908333666 ONY MARTIN 021-71451970 Media RUMAHMUSLIM O21-33278749 Semoga program ini berikan jalan bagi kita semua untuk dapat mulai memahami dan mendalami ilmu Hadits. InsyaAllah. |
|
|
Written by Daud Rasyid
|
|
Sunday, 20 March 2011 |
|
Hadits ke 21 عن أبي عمرو – وقيل أبي عمرة – سفيان بن عبد الله رضي الله عنه قال : قلت : يا رسول الله قل لي في الإسلام قولا لا أسأل عنه أحدا غيرك ، قال : قل آمنت بالله ، ثم استقم . رواه مسلم Artinya : Diriwayatkan dari Sufyan ibn 'Abdillah –radhiyallahu 'anhu- ia berkata: Pernah kutanyakan, Ya Rasulallah. Sampaikan kepadaku ucapan di dalam Islam yang tak perlu kutanyakan lagi kepada orang lain selainmu!. Beliau bersabda : "Ucapkan, Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah di dalamnya." Dilaporkan oleh Imam Muslim. Tema Sentral Hadits ini : Tema sentral Hadits ini menerangkan makna istiqomah dan kedudukannya di dalam Islam. Penjelasan : 1.Hadits ini salah satu contoh Jawami' al-Kalim (ucapan singkat tetapi mengandung makna yang sangat dalam) yang diberikan Allah kepada NabiNya Shallallahu 'alaihi wasallam. Dalam dua patah kalimat, Nabi menerangkan makna Islam dan Iman. Nabi menyuruh si penanya untuk memperbarui imannya dengan lisan (ucapan), kemudian menyuruhnya agar istiqomah dalam ketaatan kepada Allah dan menghentikan segala pelanggaran. Sebab tidak bisa dikatakan istiqomah selama di sana ada pelanggaran yang dilakukan. Istiqomah adalah sebuah sikap mulia dalam kehidupan berIslam, di mana seorang Muslim setelah berikrar atas keimanannya kepada Allah, lalu ia memegang teguh sikap beriman itu dan segala konsekuensinya. |
|
Last Updated ( Sunday, 20 March 2011 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
| | Results 1 - 6 of 32 |
|
|